Alamat

Selamat Datang di Blog KAWERON DUSUNKU ASRI
Lokasi : di Dusun Kaweron, Desa Muntilan, Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang Kode Pos 56411.

Minggu, 27 November 2011

1 Muharram 1433 H

Tanggal 26 Nopember 2011 M bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1433 H. Orang jawa biasanya mengenal dengan istilah 1 Suro. Bagi sebagian orang Jawa, tanggal 1 Suro apalagi malam 1 Suro banyak digunakan untuk "nenepi" mengadakan berbagai macam kegiatan ritual ataupun kegiatan lain (begadang) untuk menyambut datangnya tanggal 1 Suro.
Seiring berjalannya waktu, kemajuan ilmu pengetahuan, dan semakin gencarnya para ustadz berdakwah, ditempat kita sudah mulai berkurang aktifitas masyarakat yang pada malam 1 Suro untuk melakukan hal-hal yang tidak banyak manfaatnya. Dulu banyak yang pergi ke pantai parang tritis, parang kusumo, atau daerah-daerah pegunungan. Namun sekarang sudah mulai berkurang bahkan perlahan-lahan mulai menghilang terutama di kalangan remaja.
Pada malam 1 Suro kemarin, banyak terlihat remaja-remaja di tempat kita yang hanya berjalan-jalan di pecinan dan sudah pulang ke rumah masing-masing sekitar pukul 9 atau 10 malam. Tidak banyak aktifitas begadang dilakukan di lingkungan. Mari kita dukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh adik-adik kita, kegiatan yang bermanfaat untuk diri mereka atau bahkan masyarakat di tempat kita.

Kamis, 10 November 2011

Idul Adha 1432 H

Tak terasa kita sudah sampai pada hari raya Idul Adha 1432 H. Rasanya baru kemarin kita merasakan hal yang sama yaitu penyembelihan hewan qurban dan rasanya juga baru kemarin kita bersilaturahim kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah. Tanggal 9 Dzulhijah 1432 H yang bertepatan dengan hari sabtu tanggal 5 Nopember2011, saudara-saudara kita sedang melaksanakan wukuf di padang arofah yang tiada tempat berlindung dari sengatan matahari. Kita yang disini sebagai wujud toleransi kepada mereka disunatkan untuk melaksanakan ibadah puasa selama 1 hari yaitu tanggal 9 Dzulhijah.
Penyembelihan kambing 1
Allohuakbar... Allohuakbar...
Laaillahaaillallohu wallohuakbar
Allohuakbar walillahilhamd
Di telinga kita terdengar begitu merdu, begitu Agung bacaan takbir, tahlil, dan tahmid yang berkumandang di angkasa raya. Seluruh dunia terasa begitu menyatu saling berdekatan karena disana-sini baik di belahan benua Eropa, Asia, Rusia, Amerika Serikat, maupun Australia saling bersaut-sautan untuk mengagungkan “Asma Alloh SWT”.
Alhamdulillah, di tempat kita untuk tahun ini para muqorib (orang yang berqurban) jumlahnya hampir sama dengan yang tahun kemarin. Tercatat ada 6 lembu (42 orang) sebagai muqorib lembu, dan 2 ekor kambing. Sementara untuk tahun lalu ada 6 lembu dan 3 ekor kambing.
Hari ini tepatnya tanggal 6 Nopember 2011 atau 10 Dzulhijah 1432 H, semua orang berkumpul di tempat-tempat penyembelihan hewan qurban untuk membantu kelancaran dalam pentasyarupan daging qurban. Begitu ramai hingga terasa sekali ukhuwah islamiah dan terjalinnya tali silaturahim (tali persaudaraan) diantara umat islam dan warga sekitarnya.
Dengan Idul Adha ini mari kita tingkatkan kembali amal ibadah kita kepada-Nya. Jangan kita lihat berapa besar harta yang kita keluarkan untuk berqurban membeli lembu atau kambing. Tetapi mari kita lihat seberapa besar ketaqwaan kita kepada Alloh SWT. Orang yang wajib berkurban adalah mereka yang beragama islam dan mampu untuk melaksanakan qurban serta dapat memenuhi rezeqi (mampu untuk makan) selama 3 hari ke depan (hari tasyrek); kata salah seorang ustadz.
Kalau admin terjemahkan, apabila pada tanggal 9 Dzulhijah kita mempunyai uang Rp 2 juta, sementara untuk berkurban kita perlu dana sekitar Rp 1,4 juta berarti kita masih mempunyai dana Rp 600 ribu dan cukup untuk makan selama 3 hari (bahkan lebih), maka kita wajib untuk berqurban.
Admin mengajak kepada semua pembaca untuk merenungkan “Pantaskah jika aku hari ini tidak berqurban” atau “Pantaskah jika tahun depan aku tidak berqurban” ??? mari kita nilai diri kita sendiri, wallohua’lam bi shawab.
    

 































Golek lodok

Alhamdulillah tidak banjir





Add caption


Senin, 12 September 2011

Tujuan Orang di Hari Raya

Akan kita tampilkan tempat tujuan orang-orang di kampung kita pada Hari Raya Idul Fitri setelah mereka kecapekan keliling-keliling untuk bersilaturahim.

Outlet Marjuki.com

Hayooooo .... ihwal lagi makan mie ayam ndak bagi-bagi ...
Mie Ayam.co.id
Marjuki (Si Penjual Mie-So) dan Pak Sumaeri

Langganane Mie Ayam Marjuki.com







Minggu, 21 Agustus 2011

Ramadhan 1432 H

Satu tahun telah berlalu, kini bulan yang selalu dinantikan oleh masyarakat kita telah hadir kembali yaitu bulan suci ramadhan 1432 H. Di masjid kita, masjid AL-HUDA seperti biasa mengadakan kegiatan-kegiatan untuk meramaikan masjid diantaranya :
  1. Pengajian menyambut romadhan
  2. Sholat tarawih
  3. Tadarus Al-qur'an
  4. Ta'jil bersama
  5. Kultum ba'da sholat isya'
  6. Kuliah Subuh
  7. Pentasyarupan zakat fitrah
  8. Sholat idul fitri di lapangan
  9. Halal bi halal
Itulah sedikit gambaran berbagai macam kegiatan selama bulan romadhan 1432 H di kampung kita tercinta.

Di tahun 2011, tanggal 1 ramadhan bertepatan dengan tanggal 1 Agustus 2011 M. Romadhan tahun ini juga bertepatan dengan HUT RI yang ke - 66. Tahun 2011 M merupakan tahun perenungan bagi kita semua karena banyaknya persoalan-persoalan yang sering kita lihat baik disekitar tempat tinggal kita (lingkungan kita) maupun melalui tayangan-tayangan media elektronik. Dari permasalahan keluarga, masyarakat (sosial), pemerintahan, perekonomian, bahkan sampai pada bencana alam yang tiada henti. Meletusnya gunung merapi di pulau jawa, gunung soputan di sulawesi, gunung papandayan, gempa di sumatra dan daerah lainnya, banyak kasus kecelakaan dan adanya gas beracun di dataran tinggi dieng. Persoalan korupsi yang tiada henti seringkali kita lihat ditayangan televisi yang melibatkan orang-orang yang mempunyai jabatan-jabatan penting di pemerintahan kita.
Marilah kita renungkan sejenak, mengapa semua ini bisa terjadi???? mari kita lebih mendekatkan diri pada Alloh SWT, kita koreksi diri kita sebelum mengoreksi orang lain. Sudahkah kita lebih dekat kepada-Nya ataukah kita lebih dengan harta benda dunia yang lebih "kelihatan" menggiurkan dari pada yang ada di akherat kelak.

Minggu, 24 April 2011

TEBING LONGSOR

Berikut ini akan kami tampilkan beberapa longsoran tebing di sekitar sungai blongkeng :
Sebelah timur makam kluweh (lereng dusun Ngebong Lor)

Sebelah timur makam kluweh (lereng dusun Ngebong Lor)

Sebelah timur Bapak Juaeri (lereng dusun Ngebong Lor)

Sebelah timur rumah Bp Juaeri (lereng dusun Ngebong Lor)

Sebelah timur rumah Bapak Hisyam

Kamis, 07 April 2011

PADAT KARYA

Beberapa hari yang lalu selama 5 (lima) hari, Dusun kami mengadakan kegiatan PADAT KARYA yang diikuti oleh sekitar 250 - 300 orang dengan biaya dari pemerintah. Selama 5 hari tersebut mereka mengerjakan kegiatan berupa :
  1. Pembersihan jalan utama
  2. Pembersihan selokan
  3. Pembersihan makam
  4. Pembersihan sungai
  5. Membendung aliran sungai blongkeng
Kini, dusun kami kelihatan sangat bersih sekali dan jalan pun kelihatan sangat lebar. Seandainya kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin diseluruh wilayah Republik Indonesia, Insyaalloh negara kita akan menjadi negara yang bersih dari sampah-sampah berserakan dan dapat membebaskan masyarakat dari segala penyakit akibat nyamuk. Hal lain yang dapat kita ambil segi positifnya adalah bahwa para pengangguran akan mendapatkan kegiatan berupa pekerjaan yang dapat membiayai hidup mereka.

Selasa, 22 Maret 2011

BANJIR

Sudah 3 kali dalam 1 minggu ini sungai blongkeng yang berada di sebelah timur dusun kita mengalami banjir cukup besar dengan ketinggian banjir kira-kira 1 - 1,5 M dengan aliran air cukup deras. Pada hari sabtu tanggal 19 Maret , Senin 21 Maret, dan Selasa 22 Maret 2011, banjir di sungai blongkeng membawa material bebatuan dan suara dentuman yang cukup keras. Untuk hari Selasa tanggal 22 Maret 2011, sungai blongkeng mengalami banjir yang cukup besar dibandingkan sungai-sungai lain yang sering mengalami banjir (sungai pabelan, sungai lamat, maupun sungai putih).
Sementara ini, menurut pantauan kami di pinggir sungai blongkeng, jika banjir yang terjadi dengan intensitas yang seperti hari-hari kemarin, insyaalloh dusun kita masih AMAN. Namun jika suatu saat terjadi banjir yang besar dengan membawa material bebatuan, pasir, dan lumpur maka dusun kita TIDAK AMAN. Apalagi sekarang di bagian atas (di Jurang Jero) untuk tanggul pembatas antara sungai blongkeng dan sungai putih telah mengalami pengikisan yang cukup signifikan dengan panjang kira-kira 65 m. Dan apabila pembatas tersebut jebol, maka aliran banjir lahar dingin sewaktu-waktu bisa masuk ke sungai blongkeng.
Rekan-rekan pemuda selalu siap siaga untuk memantau aliran banjir sungai blongkeng, sementara ini untuk tempat pemantauan kami berada bantaran bagian bawah dekat rumah Bp. Abdul Rosyid karena disana banyak sekali para penambang batu dan pasir. Hanya saja untuk alat komunikasi saat ini yang kami miliki adalah handphone yang hanya dapat kami gunakan untuk pemberitahuan informasi kepada orang-orang tertentu saja (sesuai no. hp yang tersimpan). Jika kami ada HT lebih, maka kami akan mengkoordinasikan dengan rekan-rekan untuk menyebar ke beberapa titik pemantauan khususnya sungai blongkeng yang melintasi samping dusun kita. Untuk penempatan diantaranya di utara dusun (bendungan), tengah dusun (sekitar rumah Bp Fahrurodin), dan selatan dusun (tempat pemantauan sekarang).